Harmoni Kehidupan

Saat kita terlahir ke dunia ini, kita bagaikan selembar kertas putih. Bayi tanpa dosa. Kertas putih tanpa noda. Belum tergores pena kehidupan.

Seiring berjalan waktu, kita pun mulai tumbuh. Mulai menjalani kehidupan di dunia yang fana ini. Kertas putih kosong pun mulai tergores pena. Goresan pena bisa berupa tulisan tentang keluarga, tulisan tentang persahabatan, tulisan tentang cinta. Tulisan tentang kehidupan.

Pena yang kita goreskan tak selalu benar. Terkadang kita membuat kesalahan. Begitu pun hidup. Kehidupan yang kita jalani tak selamanya berjalan baik. Terkadang atau sering kita melakukan kesalahan. Bisa saja kita menghapus tulisan kita yang salah. Tapi, sekeras apapun kita mencoba menghapusnya, tak akan pernah bersih seperti semula. Kesalahan yang pernah kita buat dalam hidup bisa saja kita lupakan. Dan lagi, tak mungkin kita bisa lupa selamanya. Semakin keras kita mencoba untuk menghapusnya, semakin melekat dalam ingatan kita.

Kenapa harus kita hapus semua itu? Kenapa kita ingin melupakan kenangan pahit yang pernah kita lakukan di masa lalu? Tak perlu menghapus semua itu. Tak perlu melupakan semuanya kenangan pahit. Simpanlah itu untuk dijadikan pelajaran untuk kehidupan kedepan. Karena manis tak bisa dikatakan manis apabila tak ada pahit. itulah harmoni kehidupan, semua ada untuk saling melengkapi. Tak akan bisa berdiri sendiri.

kita terlahir bagaikan selembar kertas putih

tinggal kugores dengan tinta pesan damai

dan terwujud harmoni

2 thoughts on “Harmoni Kehidupan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s