Taksu-satsu

Kisah ini berawal pada suatu malam.

Dimalam yang dingin dan gelap sepi. Tapi tak cukup sepi untuk sebuah kamar kosan didaerah dago bandung.

Dari dalam kamar tersebut terdengar suara – suara aneh. Mencurigakan. Bukan suara biasa.
Oke tunggu dulu, sebelum dilanjutkan kita lurusin dulu. Samakan persepsi. Suara aneh itu bukan suara desahan – desahan ngga jelas. Jadi kalau kalian mulai berasumsi macam – macam dan berkhayal yang enak – enak, apalagi sampai mikir kalau ini cerita stensil, berarti kalian positif omes.

Suara aneh itu lebuh mirip suara tembakan. Sesekali pula terdengar suara ledakan. Juga suara desingan pedang.

Ijon. Baru saja sampai rumah kosannya. Begitu berjalan mendekati kamar sebelah tangga, suara aneh yang didengar Ijon semakin jelas.

Ijon mendekatkan kupingnya ke pintu. Dia ngga bermaksud nguping, cuma kepo aja dikit. Ditempelkannya kuping kanan dipintu kamar bernomor 69 itu.

*ndak salah lagi suara itu berasal dari dalam kamar ini* kata ijon dalam hati.
*ini kan kamar si pejo-pejo ya gaes P E J O, huruf O dan U emang deketan tapi kali ini gue kagak typo. Nama pemilik kamar itu pejo bukan peju- lagi ngapain dia didalam* ijon masih berkata pada dirinya sendiri. Didalam hati pula.

Tok tok tok… pintu kamar diketok untuk yang pertama kali.
Tidak ada respon.

Toktoktok… dua kali ketok dan dengan nada yang lebih seru walaupun tak merdu.

Brakbrakbrak… ijon mulai menabuh pintu kamar pejo. Namun yang punya kamar tak keluar juga.

Bersungut sungut karena keponya tak terpenuhi ijon berinisiatif untuk langsung masuk saja.

Gubrakkk. Ijon membuka pintu dengan tidak santai.

Terbelalaklah sang pemilik kamar si pejo. Reflek tangannya langsung menarik sarung keatas.

Ijon lebih terkejut lagi melihat pejo setengah telanjang.

“Apa – apaan lu jo, gue ketok2 pintu kagak nyaut2? Lagi ngapain lu sampe telanjang gitu”

Masih dengan tampang seperti orang mesum yang kena grebek

“Sialan lu jon, ngagetin aja. Emang lu ngetok pintu? Kagak denger gue”

“Bukan ngetok lagi, nabuh gendang gue”

“Ini gue lagi nonton taksu-satsu”

“Hah? Taksu-satsu? Apaan tuh” ijon penasaran, nyamperin pejo dikasur.

“Itu loh yang film power ranger gitu, tapi yang dari jepang”

“Ooooohhhhh, ini mah namanya tokusatsu bukan taksu-satsu pejoooo”

“Ya itu tadi maksut gue, maklum kan newbie. Eh, beneran namanya tokusatsu bukan tadinya taksu-satsu terus ganti jadi tokusatsu?”

“Menurut looooh”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s