Ultraman Kepepet

Kali ini gue mau kasih kabar gembira *kabar gembira untuk kita semua, kulit manggis kini ada ektraknya* *efekiklan. Tapi percayalah, bukan itu kabar gembiranya. Gue mau kasih tahu kalau akkhirnya gue kencan lagi. ehem *tepukdada. Dan temen kencan gue sabtu kemarin adalah kerjaan. Jadi temanya adalah kencan sama kerjaan (baca:lembur) #sabtukelabu . Akhirnya akhir pekan gue ngga hampa lagi *nangismeringis tapi malah berakhir lebih tragis.

Akhir pekan gue terasa hampa bukan karena kekasih yang dulu hilang dan ngga pulang-pulang. Akhir pekan gue jadi hampa karena gue ditinggalkan. Sekali lagi gue jelasin kalau gue bukan ditinggalin sama kekasih, tapi sama temen sepermainan, yaitu geng kartun lucu. Mereka yang dulu selalu menemani akhir pekan gue, kini sudah pada pergi. Mungkin berpindah ke lain hati.

Disitu gue mikir, apa mereka pergi gara – gara gue pergi meninggalkan mereka dulu? Padahal gue ngga merasa meninggalkan mereka. Lalu timbul pertanyaan, sebenarnya siapa yang mulai pergi dulu? Siapa yang meninggalkan siapa? Gue atau mereka? Padahal gue adalah orang yang setia. Buktinya masih setia dengan kesendirian walaupun sudah sampai di tahun yang kesekian.

Mereka pada pergi satu persatu, meninggalkan gue seorang diri. Mulai dari Power Ranger, Satria Baja Hitam, Saint Saiya, Sailormoon, Jiban, Sinchan, Ninja Hatori, Detective Conan, Pokemon, Digimon, si emon dll. Semua pada pergi. Padahal gue masih setia bangun pagi buat nontonin.

Tapi semua berubah. Secara ngga sengaja pas hari sabtu beberapa waktu yang lalu, gue iseng gonta – ganti channel tv. Maunya sih gonta – ganti pacar, namun apa daya, boro – boro gonta – ganti, satu aja ngga ada. Jadilah gue cuma bisa gonta – ganti channel tv. Sekarang jari gue lebih jago buat metik remote tv dari pada metik senar gitar.

Akhirnya gue menemukan secercah harapan. Gue kembali dipertemukan dengan seorang teman oleh Tuhan.

Pagi itu, gue lihat film Ultraman. ULTRAMAN.

Gue harap, kalian semua udah pada tahu utaltraman itu apa, jadi gue ngga perlu jelasin dulu ultraman itu apa. Tapi, yasudahlah, kalau masih ada yang nanya ultraman itu apa dan bagaimana bentukannnya serta apa jenis kelaminnya, gue bakalan jelasin. *lemesinjari

Ultraman adalah

Jadi itulah ultraman. Kalau tidak salah ultraman yang gue lihat kemarin namanya Ultraman Ginga. Sebelumnya Ultraman yang pernah gue tonton ada Ultraman Tiga (padahal ultramannya cuma satu), Ultraman Dyna (percayalah dyna itu bukan nama cewek), Ultraman Gaia (mungkin ultraman ini dulunya adalah mantan model yang jago bergaia) dan masih banyak lagi yang gue udah lupa. Mungkin gue udah mulai renta, jadi sedikit lupa. Harap dimaklumi.

Satu hal yang gue inget dari seorang Ultraman, dia punya lampu. Kalau ngga di dada sebelah tengah, ya di jidat. Dia juga cuma punya waktu 3 menit buat ngalahin musuhnya (mana cukup ngalahin musuh cuma 3 menit, buat mandi aja kurang). Kalau waktunya udah mau habis, lampu yang tadi ada di dada atau jidat bakalan berkedip – kedip merah. Menandakan juga kalau dia udah mulai lemah.

Tapi anehnya, si Ultraman ini justru lebih sering ngalahin musuhnya kalau dia udah kepepet. Jarang atau mungkin ngga pernah bisa ngalahin musuh kalau lampunya belum berkedip.

Agak mirip sama yang kemarin gue alamin. Bukan, gue ngga punya lampu di dada atau jidat yang bakalan berkedip kalau gue kepepet deadline. Tapi mirip, sama – sama ngelarin tugasnya pas mepet.

Dari situ, gue mau bilang kalau Ultraman itu bukan contoh yang baik. Dia mesti kepepet dulu buat bisa ngeluarin semua potensinya. Dia mesti kepepet dulu baru bisa ngalahin musuh dan menyelesaikan tugasnya. Padahal kalau bisa kerjain lebih cepet kan lebih bagus.

2 thoughts on “Ultraman Kepepet”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s