Untuk kamu yang selalu datang dan pergi sesuka hati

Untuk kamu yang hari ini datang. Aku senang.

Senang bisa menghabiskan hari ini denganmu. Aku ngga peduli sama apa yang kita lakuin. Apapun itu ngga penting lagi buatku. Karena yang penting bagiku, hari ini aku sama kamu.

Waktu yang kita habiskan bersama, jadi termat berharga. Sampai tak terasa, senja kini sudah bergganti menjadi malam.

Andai saja aku punya kekuatan atau pun alat untuk menghentikan waktu. Sehingga hari ini ngga akan ngga akan menjadi hari kemarin.

Untuk kamu yang akan pergi. Haruskah? Haruskah kamu pergi lagi?

Tentu saja kamu harus pergi lagi. Harusnya ngga perlu aku tanyakan lagi itu. Aku lupa. Bahwa nyatanya bukan aku lelaki yang kamu sayangi. Meskipun kamu tahu, kamulah yang aku sayangi.

Kenapa kamu selalu datang dan pergi sesuka hati? Datang seolah – olah memberikan harapan. Padahal ngga. Kamu datang, mungkin karena kamu ingin saja.

Apakah kamu tahu, kalau aku masih suka dan sayang sama kamu?

Kalau emang kamu tahu, seharusnya kamu ngga seperti itu. Datang dan pergi sesuka hatimu.

Seperti permainan bola, aku ini ibarat pemain cadangan yang dimainkan bila pemain intinya lagi ngga ada. Bukan itu yang aku mau. Aku mau, akulah pemain inti buatmu. Bisa bermain bersamamu sampai pertandingan selesai. Aku ingin menjadi pemain inti yang bahkan ngga akan pernah kamu ganti.

Untuk kamu, wanita yang selalu datang dan pergi sesuka hati.

aku harap esok kamu datang lagi. Dan ngga akan pergi lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s