Pesan sederhana untuk kamu yang beranjak dewasa

Jatuh cinta.
Tentu saja kamu boleh jatuh cinta.
Kepada siapapun kamu jatuh cinta nantinya,
jaga dia sebaik – baiknya.
Jika tidak bisa membuatnya selalu tertawa,
setidaknya jangan biarkan dia meneteskan air mata. Dan,
berusahalah untuk selalu peka pada dia.

Tapi, perlu kamu tahu.
Cinta itu tidak hanya ada tawa.
Tidak melulu bahagia yang dibawanya.
Biasanya,
bersamanya datang pula kesedihan yang mungkin suatu saat akan kamu rasakan.

Jika saat itu tiba,

Kamu boleh bersedih sepuasnya.

Tapi jangan terlalu lama.
Ambil pelajaran setelahnya.
Lalu bangkit, masih banyak hal lainnya yang perlu kamu coba.
Selain jatuh cinta.

Untuk kamu yang mulai mengenal cinta, selamat bertambah usia. Selamat datang di dunia orang dewasa.

Advertisements

Nasi Goreng Bistik Kang Ajie

Namanya kang Ajie. Entah itu nama samaran atau nama aslinya gue ngga bener-bener tahu. karena yang bener – bener aku tahu, aku cuma mau kamu. Tsaaaaaaah

Gue ngga mau ngomongin kang Ajie kali ini. Soalnya ngga baik ngomongin orang. Apalagi ngga ada orangnya. Nanti aja kalo ada orangnya, diomongin langsung di depannya.

Kemarin baru aja gue ngunjungin kang Ajie. Bukan, gue dateng ke tempat dia bukan karena mau ngomongin dia. Karena konon katanya dia jualan nasi goreng. Dan enak. Sebagai salah satu orang yang doyan sama nasi goreng (tapi tenang gue masih normal kok, masih doyan perempuan) jadilah gue cobain nasi goreng akang yang satu ini.

Kang Ajie ini jualan nasi goreng bistik. Baru denger kan? sama gue juga baru denger. Berbekal rasa penasaran dan kelaparan akhirnya gue cus menuju tkp alias tempat mangkalnya. Plis ngga usah nanya gue makan di sana sama siapa.

Jangan dilihat dari lokasinya, tapi cobain dulu rasanya baru komentar atau nyinyir. Warungnya emang kaki lima, tapi rasanya jangan ditanya. Nasi gorengnya asli bikin ketagihan dan bikin kekenyangan karena porsinya yang mayan bikin perut buncit. Mayan bikin gumoh kalo makannya sendiri. Untungnya gue ngga sendirian makannya. Ada abangnya yang jualan juga. Ada orang lain juga.

Rasa nasi gorengnya itu pas. Pas bumbunya, pas pedesnya, pas gurihnya pas sama kamu makannya. Eeeeakkkkk. Nikmat dunia mana lagi coba yang kamu dustakan her…her…

Lokasi warungnya deket banget sama kantor. Jadi ngga pake lama buat jalan dari kantor ke tempat kang Ajie. Ajie ya pake e belakangnya bukan Aji. Alamatnya ada di Jalan Sukoharjo Wiryopranoto No, 5, Sawah Besar Jakarta Pusat.

Rasa : endang bambang nendang.

Harga : terjangkau.

Tempat : ngga terlalu luas.

PS:Saking kelaperannya sampe lupa motoin makanannya.

Menunggu Pagi

Aku lupa caranya memejamkan mata. Ratusan bahkan ribuan domba yang kuhitung dalam gelap tak mampu membutaku terlelap.

Dingin malam tak lagi dapat kurasakan. Hanya sunyi, sepi dan kesendirian yang semakin lama makin dalam kurasakan.

Jiwaku tak tenang, denyut jantungku tak beraturan. Hati ini seperti berlubang, luka entah karena apa sakit entah karena siapa.

Ruang utama itu masih kubiarkan terbuka. Ruang sederhana tak berjendela, tempat kita bisa bercerita sampai pagi buta.

Aku masih menantimu di sana. Aku hanya tak rela, bila bukan kamu yang ada di dalamnya.

Meski tak tahu harus berapa lama lagi aku menanti. Demi kamu, aku sudi lakukan itu berkali – kali.

Sebuah Tulisan yang divisualisasikan

“gue ngga pernah bercanda soal kopi”

Itu kutipan obrolan antara Jody dan Ben, di filosofi kopi.

Filosofi kopi adalah salah satu film yang belum lama ini gue tonton. Film ini diadaptasi dari cerpen dengan judul filosofi kopi juga karya Dewi lestari atau sekarang lebih dikenal Dee. Dee bukan Gee. Kalau Gee itu lagunya SNSD. SNSD itu bukan (Sok Nal Sok Deket) Itu loh, sebuah girlband dari korea yang personilnya ada 9 tapi sekarang udah keluar satu jadinya tinggal delapan. (duh kenapa gue jadi hafal banget). Tapi udah nanggung jadi sekalian aja gue kasih tahu kalau personil SNSD yang keluar namanya Jessica kakaknya Kristal.

Balik lagi ke filosofi kopi tadi, gue emang rada telat nontonnya karena satu dan lain hal(lebih tepatnya karena nyari temen nonton yang kebanyakan lagi pada ngga bisa). Dan satu lagi, tolong ngga usah nanya, gue nonton ama siapa.

Selain filosofi kopi, ada beberapa film yang diangkat dari tulisan. Baik itu novel ataupun cerpen. Continue reading Sebuah Tulisan yang divisualisasikan

Kacamata Patah

Hari ini tepat hari sabtu. Biasanya kalau sabtu gini persewaan banker gue laku. Buat apalagi coba kalau bukan buat sembunyi para lelaki dan wanita yang masih sendiri (baca:jomblo). Bisa jadi juga hari ini bakalan hujan lagi. Tapi mungkin juga bisa cerah. Tergantung mana yang lebih hebat, tarian pemanggil hujan para tuna asmara atau doa para pasangan yang sedang kasmaran.

Beberapa waktu yang lalu ada sebuah kejadian yang menimpa gue. Kejadian ini cukup menghebohkan, lebih heboh dari anggota DPRD yang mendadak terkenal di dunia burung. Kejadian ini jarang terjadi, tapi terjadi lagi. Kenapa lagi, ya karena memang sebelumnya udah pernah kejadian. Benar – benar sebuah kejadian yang ngga terduga. Bahkan tukang ramlan eh ramal pun ngga bisa memprediksi kejadian ini.

Waktu itu, tepatnya hari minggu. Bisa jadi juga senin. Atau malah selasa. Mungkin juga rabu. Ah pasti kamis saja. Jumat itu boleh juga hari baik. Sabtu boleh kalau mau. Pokoknya diantara salah satu hari – hari itu. Tepatnya pukul 09.21.56 pada waktu setempat. Berhubung tempatnya masih di wilayah Indonesia bagian barat, jadi ya WIB. Continue reading Kacamata Patah