Harmoni Kehidupan

Saat kita terlahir ke dunia ini, kita bagaikan selembar kertas putih. Bayi tanpa dosa. Kertas putih tanpa noda. Belum tergores pena kehidupan.

Seiring berjalan waktu, kita pun mulai tumbuh. Mulai menjalani kehidupan di dunia yang fana ini. Kertas putih kosong pun mulai tergores pena. Goresan pena bisa berupa tulisan tentang keluarga, tulisan tentang persahabatan, tulisan tentang cinta. Tulisan tentang kehidupan.

Pena yang kita goreskan tak selalu benar Continue reading Harmoni Kehidupan

Advertisements

Tanya

Saat mata ini sulit terpejam

Pagi yang tak juga kunjung datang

Rintik hujan semakin menderas

Dan dinginpun tak luput menyerang

 

Tersimpan berjuta tanya

Tentang hari esok yang akan kujelang

Mampukah untuk aku taklukan?

Mampukah aku lewati semua halang rintang?

 

Hanya waktu yang bisa buktikan

Apakah aku akan menang

Atau justru aku akan tumbang

Kreatifitas Tak Terbatas

Beberapa hari yang lalu baru saja saya selesaikan baca buku “sila ke 6 kreatif sampai mati“. Buku baru karangan mas waditya atau biasa dikenal juga mas gembol. Founder dari Kementrian Desain Republik Indonesia (belum/tidak disahkan). Bukunya berisi tentang berbagai cara mengeluarkan ide ide kreatif yang sebenarnya sudah ada dalam diri kita. Penggunaan bahasa yang ringan dan tampilan buku yang benar – benar kreatif membuat buku ini mudah dipahami. Dalam buku tersebut kurang lebih ada kutipan “Kreatif itu tidak bisa dibunuh”, maaf kalau kurang tepat soalnya lupa – lupa ingat, maklum buku pinjaman, dan belum sempat beli.

Berbicara tentang kreatifitas Continue reading Kreatifitas Tak Terbatas

Memperbaiki Masa Lalu

Hari minggu seperti biasa, waktunya kartun. Walaupun sudah sebesar ini jujur saja saya masih suka nonton kartun. Kartun yang masih ada dari Zaman saya kecil sampai sekarang salah satunya adalah Doraemon. Kartun tentang Robot kucing tanpa kuping yang datang dari masa depan untuk membantu Nobita. Dari sekian juta anak kenapa yang jadi pilihan Doraemon adalah Nobita? Padahal Nobita pada akhirnya juga selalu menyusahkan Doraemon.

Nobita selalu minta bantuan alat Doraemon kalau sedang kesusahan. Terutama kalau sedang dijahili  kedua temannya si Suneo dan Giant. Continue reading Memperbaiki Masa Lalu